Untuk Mereka
Untuk mereka yang selalu tidak menyukai keinginan anaknya.
Mungkin, sebagian dari kalian - yang seumuran denganku – sering merasakan hal ini.
Dimana saat aku sudah membuat keputusan secara bulat, kedua orang tuaku tidak menyetujuinya.
Dimana saat aku sudah membuat keputusan secara bulat, kedua orang tuaku tidak menyetujuinya.
Rumit memang, jika seorang anak tidak sependapat dengan kedua orang tuanya. Mungkin, sebagian anak akan melampiaskannya dengan hal-hal yang positif, tapi tidak menutup kemungkinan juga mereka akan melampiaskan kemarahannya dengan hal-hal yang negatif.
Apakah takdir seorang anak - apalagi remaja - memang harus ditentukan orang tua? Menurutku tidak. Aku punya keinginan, dan keputusan sendiri. Dan jika mereka tidak sepenuhnya setuju dengan keinginanku, mengapa mereka menolak dengan mentah-mentah? Mengapa mereka sepenuhnya menatap benci kepadaku?
Aku tahu, ada peribahasa yang mengatakan bahwa mereka sudah pernah merasakan “asinnya garam dan manisnya gula”, oleh karena itu mereka berhak mengatur-ngatur semua keputusan dalam diriku. Tapi bisakah, bisakah mereka mengerti sedikit tentang kehidupanku di luar sana? Tolong jangan samakan kehidupanku yang sekarang dengan kehidupan mereka yang dulu, itu sangat beda. Dan bisakah mereka tidak mementingkan kepentingan mereka sendiri dengan mengubah keputusan-keputusan yang sudah aku ambil? Tidak bisakah mereka mempertimbangkan keputusan yang sudah aku ambil untuk diriku sendiri?
Posting Lebih Baru Posting Lama


